Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Mei 2012

HPA Tenriadjeng

Wali Kota Palopo, HPA Tenriadjeng, menilai, beberapa objek wisata di daerah ini belum tergarap maksimal. Hal tersebut disayangkan karena Palopo memiliki banyak potensi wisata alam yang bisa memberi kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

Beberapa objek wisata yang tidak kalah bersaing dengan beberapa objek wisata di daerah lain, di antaranya permandian Alam Bambalu, Maroangin, Peta, Pantai Labombo, dan permandian alam Latuppa. Dari beberapa objek wisata di Palopo, baru dua yang tergarap maksimal, yakni Pantai Labombo dan Latuppa. Beberapa objek wisata lainnya belum tergarap optimal karena kurangnya aksesbilitas, belum adanya metode pengelolaan yang tepat, termasuk kebersihan yang belum terjaga.

Kendala lainnya, sarana dan prasarana pendukung yang masih kurang sehingga belum bisa bersaing dengan objek wisata lainnya. “Pantai Labombo bisa tergarap maksimal karena pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga, yakni CV Vista. Pantai ini telah memiliki berbagai amenitas dan aksesbilitas yang memadai sehingga menjadi salah satu pilihan objek wisata di Palopo,” kata Tenriadjeng.

Agar beberapa obyek wisata alam di Palopo bisa menyamai Pantai Labombo,Tenriadjeng tertarik agar pengelolaan objek wisata diserahkan kepada pihak ketiga. “Kami akan jajaki kerjasama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan pariwisata Palopo,” katanya. Menurut Kabag Humas Pemkot, Muh Ansir Ismu,

Pemkot memberikan kesempatan kepada pihak ketiga dari berbagai perusahaan pariwisata di Sulsel, termasuk di luar Sulsel untuk menjalin kerjasama dengan Dinas Pariwisata terkait pengelolaan beberapa pariwisata Palopo. “Pemkot Palopo membuka diri dan siap bekerjasama dengan investor pariwisata,” katanya.

Minggu, 09 Oktober 2011

PT London Sumatera

Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar dinilai lamban dalam penyidikan kasus penembakan warga Kajang, Ansu bin Halang, 27, di lahan perkebunan karet milik PT London Sumatera (Lonsum) Bulukumba. Pelaku diduga adalah oknum anggota Brimob Detasemen C Polwil Bone Briptu Nurman yang berjaga di lokasi tersebut. Ketua Lembaga Bantuan Hukum Makassar (LBH) Abdul Azis mengatakan, lambannya pengusutan yang dilakukan Polda Sulselbar dapat dilihat pada pemeriksaan saksi dari kalangan warga. Seharusnya penyidikan sudah menyangkut pelanggaran disiplin dan protap dari oknum Brimob.

Apa pun alasannya, penembakanterhadapwargaadalahpelanggaran fatal. Ini hanya pengamanan biasa dan bukan kerusuhan, makanya harus dituntaskan,” ungkapnya, kemarin. Dia menilai, aparat seolah tak serius mengungkap kasus penembakan yang melibatkan anggota pasukan elite Polri ini. Dari data media massa, polisi baru memeriksa dua warga yang menjadi saksi kasus penembakan yang terjadi awal pekan lalu. Dua saksi tersebut,yakni rekan korban, Anci, 21; dan tukang mesin PT Lonsum, Longgeng, 47. Keduanya diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulselbar di Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba.

Polisi dijadwalkan akan kembali melakukan pemeriksaan di Polres Bulukumba, Senin (10/10). Tiga warga yang berada di lokasi penembakan, yakni Uto, Sampe, dan Hanne, telah dipanggil sebagai saksi dalam peristiwa berdarah itu. “Anci diperiksa Jumat mulai pukul 15.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita,” kata kerabat korban, Rahmat, yang mendampingi Anci saat diperiksa.

Saat pemeriksaan, Anci mengaku bahwa lokasi penembakan berada di luar kebun karet. Jarak antara lokasi penembakan dan kebun karet sejauh 30 meter. Dia juga mengaku hanya mendengar dua kali tembakan yang diarahkan ke arah korban dan satu lagi ke arahnya. Jadi, Anci ditanya seputar penembakan, bagaimana cara menolong korban dan apakah lokasinya berada di kebun karet, ujarnya sembari menirukan kesaksian Anci.

Kesaksian berbeda justru diungkapkan Longgeng yang diperiksa pada hari yang sama. Menurut Longgeng di depan penyidik, lokasi penembakan berada 300 meter di dalam area perkebunan karet. Jarak antara Longgeng dan lokasi penembakan sejauh 70 meter. Jadi ada kesaksian berbeda, Longgeng juga mengaku mendengar ada empat kali terdengar suara tembakan,”papar Rahmat yang ditemui di RS Ibnu Sina,kemarin.

Sementara itu, Ansu bin Halang yang kondisinya mulai membaik, mengaku sejauh ini belum diperiksa pihak Propam Polda. Padahal, sempat beredar kabar bahwa korban akan menjalani pemeriksaan, Jumat siang. Namun, penyidik membatalkan tanpa alasan yang jelas. Kabid Penerangan dan Hukum Polda Sulselbar Kombes Chevy Achmad Sopari menegaskan, saat ini pihaknya telah menahan pelaku penembakan.

Hanya, belum ada tanda-tanda pelanggaran anggotanya dalam kasus penembakan itu. Sudah sesuai protap, ada tembakan peringatan sehingga belum bisa disimpulkan ada pelanggaran,” ujarnya. Terkait pemeriksaan terhadap korban, Chevy mengaku, penyidik masih menunggu kesehatan korban membaik dan memungkinkan dimintai keterangan. Kalau kondisinya membaik, pasti kami akan periksa.

Rabu, 05 Oktober 2011

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengumumkan 58 nama pemenang kompetisi karya ilmiah di Jakarta, Selasa (4/10). Para pemenang tersebut terdiri atas 27 pelajar SMA, 16 mahasiswa dan 15 guru, yang menghasilkan 36 karya ilmiah di bidang ilmu pengetahuan sosial dan ilmu pengetahuan alam, demikian keterangan dari pihak penyelenggara.

Kompetisi itu, yang diselenggarakan setiap tahun, terbagi atas empat kategori, yaitu Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG), Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI), dan National Young Inventor Awards (NYIA).

Peraih penghargaan kompetisi tersebut antara lain adalah Muhammad Luthfi Nurfakhri dari SMAN 1 Bogor (Juara I LKIR), Aldino Adry Baskoro dari Sekolah Alam Bandung (Juara I LKIG), Gregorius Rionugroho dari Universitas Diponegoro Semarang (Juara 1 PPRI), serta Muhammad Luqman dan Faishal Fuad Rahman dari SMAN 2 Yogyakarta (Juara II NYIA), katanya.

Kepala Biro Kerja Sama dan Pemasyarakatan Iptek (BKPI), Dr. Ir. Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono, mengatakan kompetisi ilmiah itu akan memacu inovasi iptek yang dapat memajukan bangsa. LIPI menyaring sebanyak 89 karya ilmiah finalis dari total 1.833 proposal karya ilmiah. Proposal tersebut terdiri atas 1.045 karya LKIR, 345 karya LKIG, 227 karya PPRI, dan 216 karya NYIA.

Para finalis diminta datang ke Jakarta pada Senin (3/10) untuk menyajikan kembali isi karya ilmiah mereka di hadapan para penguji, kata panitia. Setiap finalis menghadapi penguji dengan jumlah yang berbeda antara empat dan lima penguji untuk satu karya ilmiah. Para penguji berasal dari LIPI, civitas akademika dari ITB dan UI.

Pemenang Pertama mendapat uang tunai sebesar Rp12 juta, pemenang kedua Rp10 juta dan pemenang ketiga memperoleh Rp8 juta. Sementara itu, khusus kategori NYIA, pemenang pertama mendapat uang tunai Rp8 juta, pemenang kedua Rp6 juta dan pemenang ketiga Rp4 juta.

Selasa, 04 Oktober 2011

Memimpin peringatan HUT ke-66

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin peringatan HUT ke-66 Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta, Rabu. Selaku Inspektur Upacara, Presiden Yudhoyono didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Presiden Boediono, Kepala Polri Jenderal Pol Timur Pradopo dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, Ketua DPRRI Marzuki Alie, Ketua MPR Taufik Kiemas serta sejumlah perwakilan negara-negara sahabat. Upacara peringatan hari jadi ke-66 TNI dikomandani Kolonel Pnb. Sugiharto Prapto yang sehari-hari menjabat Komandan Wing Karbol Akademi Angkatan Udara (AAU).

Pada peringatan hari jadinya ke-66 ini, TNI menampilkan serangkaian persenjataan dan peralatannya, serta kemampuan terjun payung, dan beladiri militer. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan atraksi terbang lintas lima unit pesawat jet tempur Sukhoi, satu "flight" pesawat tempur Hawk. Tema yang diusung dalam peringatan HUT ke-66 TNI adalah "Dengan keterpaduan dan profesionalisme, TNI bersama komponen bangsa siap menjaga dan menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI".

Jumat, 09 September 2011

Musim penghujan

Ping dari Info Kita untuk keyword Jasa Export Import dalam topik Musim penghujan. Memasuki musim penghujan, Oktober mendatang, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel mengkhawatirkan tanaman cabai akan rusak. Sehingga pihaknya mengimbau kepada petani cabai agar membuat screen house. Selain melindungi tanaman dari cuaca ekstrim, screen house juga bisa melindungi tanaman dari organisme pengganggu tanaman (OPT).

Pada saat musim hujan,tanaman cabai lebih rentan terhadap OPT,” kata Kepala Seksi Sayuran dan Biofarmaka Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Nemmy Lahama di Makassar, kemarin. Dia menjelaskan, pada musim kemarau produksi cabai di Sulsel sangat bagus. Apalagi dilihat pada panen cabai di Pinrang, belum lama ini.

Lahan yang ditanami cabai di Pinrang sekitar 300 hektare (ha) tersebut, setiap 50 are mampu menghasilkan 10 ton. “Karena itulah kami minta kepada petani cabai agar selalu mewaspadai datangnya musim hujan, yang diperkirakan terjadi Oktober ini. Jangan sampai stok cabai rusak,” katanya. Salah satu cara yang akan dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan cabai yakni dengan membuat pengeringan cabai.

Pemerintah, kata dia, tak ingin melihat peningkatan produksi cabai di musim kemarau justru berkurang saat datangnya musim hujan. Pengeringan, kata dia, sangat bermanfaat karena stok cabai yang tidak langsung terjual bisa lebih tahan lama dan menghindarkan petani dari kerugian. Dinas Pertanian juga akan memberikan bantuan mesin pengering kepada petani cabai. Demikian Info Kita yang berjudul Musim penghujan.

Sabtu, 30 Juli 2011

Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang perfektur Fukushima

Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang perfektur Fukushima, Jepang timur laut, Sabtu (30/7/2011) atau pukul 01:54 WIB, Minggu (31/7/2011). Beberapa ahli seismologi menerangkan tidak ada potensi tsunami dari gempa yang mengguncang wilayah reaktor nuklir yang mengalami kelumpuhan akibat guncangan gempa bumi sebelumnya tahun ini.

Kepolisian setempat menjelaskan belum mendapatkan laporan korban jiwa maupun kerusakan materi akibat guncangan gempa bumi. Guncangan gempa bumi berpusat sekitar 100 kilometer di belahan selatan dari tenggara kota Fukushima serta berada di kedalaman 40 kilometer dari permukaan bumi.

Guncangan gempa bumi ini tidak menimbulkan kerusakan baru ke reaktor Fukushima Daiichi yang rusak setelah diguncang gempa berkekuatan 9 skala Richter pada 11 Maret lalu yang telah mengakibatkan sekitar 20.000 orang tewas atau hilang.

Jepang yang terletak di persimpangan 4 lempengan tektonik mengalami 20 persen dari guncangan gempa terkuat di dunia setiap tahunnya. Demikian Info Kita yang berjudul Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang perfektur Fukushima.

Sabtu, 05 Maret 2011

Pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Tjatur Sapto Edy dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang menyatakan bahwa KPK telah membuat negara tekor mengundang kritik.

Kritik tersebut termasuk datang dari Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saefuddin. Lukman yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengatakan, KPK telah berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran dan keberanian untuk memerangi korupsi.

"KPK bukan BUMN. Untung-rugi jangan hanya diukur dari perbandingan anggaran yang dikucurkan kepada KPK dengan uang yang berhasil diselamatkan. KPK memang belum berhasil memberantas koruptor kakap. Namun, KPK telah memperbaiki sistem keuangan birokrasi dan pendidikan antikorupsi," kata Lukman ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/3/2011).

Lukman mengatakan, gebrakan KPK telah menjadi faktor penjera bagi penyelenggara negara yang ugal-ugalan dalam mengelola anggaran negara. KPK harus diselamatkan dari upaya pemberangusan atas dirinya.

Tjatur sebelumnya sempat mengatakan bahwa KPK telah gagal memberantas korupsi. Uang yang berhasil diselamatkan KPK menurutnya baru sepertiga dari anggaran yang digunakan KPK. Tjatur juga mengkritik kemampuan KPK yang hanya mampu mengungkap kasus korupsi kecil. Demikian Info Kita tentang Pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI-P

Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI-P Taufik Kiemas enggan berkomentar seputar maksud kedatangan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa ke kediamannya, dua hari lalu.

Taufik merujuk seluruh jawaban kepada putrinya, Puan Maharani. "Aku kan sudah tua juga, sudah 70-an. Yang mesti ditanya Mbak Puan, itu seperti apa. Tapi, kan, yang menentukan sekarang Mbak Puan, kalau aku yang menentukan, 2014 belum tentu masih hidup. Tanya Mbak Puan saja," ungkap Taufik sambil tersenyum.

Menurut Taufik, Puan yang menjabat sebagai Ketua DPP Politik PDI-P yang berbicara dengan Hatta dan dirinya hanya mendengarkan. Lagi pula, lanjut Taufik, Puan sendiri sudah pernah berkomunikasi langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Jadi sekarang kalau mau tanya sesuatu hal ke depan ini tanya Mbak Puan. Ini mesti diserahkan juga ke anak muda," tambahnya.

Taufik sendiri mengatakan setuju saja jika kader PDI-P masuk ke dalam kabinet karena Indonesia tak mengenal istilah oposisi. Masuk atau tidak ke dalam kabinet sama saja. Hanya saja, Taufik mengatakan apa pun keputusan partai mengenai tawaran koalisi dari Demokrat dan SBY, dirinya akan merestui. "Apa pun keputusannya, ya saya tetap restui," tandasnya.

Seperti diberitakan, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa mendadak datang ke kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Selasa (1/3/2011) kemarin.

Menurut politisi senior PDI-P Eva Sundari, Hatta datang pada malam hari. Namun, Mega tidak menyambutnya karena tengah makan malam bersama putrinya, Puan Maharani, dan Sekjen PDI-P Tjahjo Kumolo. Hatta ditemui Taufik Kiemas.

Hatta sendiri menampik kalau kedatangannya disebut sebagai upaya melobi PDI-P masuk dalam koalisi. Ia menyebut pertemuan itu hanya silaturahim. Demikian Info Kita tentang Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI-P.

Kamis, 16 Desember 2010

Daftar Isi

Berikut Daftar Isi Info kita Selengkapnya:



 
 
Copyright © 2012 Info Kita All rights reserved Mas Hari
Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia